Kematian gara-gara virus mematikan yang menyerang anak-anak di China meningkat menjadi 30 orang. Demikian pejabat berwenang setempat mengungkapkan. Dengan demikian, kasus kematian ini menambah jumlah kasus infeksi hingga 20.000.
Terakhir, kematian akibat virus EV71 yang menyebabkan munculnya penyakit tangan, kaki, dan mulut dilaporkan terjadi di Pulau Provinsi Hainan, China Selatan. Sekitar 180 kasus terjadi di sana, ungkap biro kesehatan Hainan di situsnya.
Dikatakan, dua orang anak positif terinfeksi enterovirus 71, yang menyebabkan demam dan ruam pada kulit. Xinhua menyebutkan, Rabu malam jumlah kasus meningkat tajam menjadi 19.962, sehari sebelumnya mencapai 15.799 menyebar dari Provinsi Guangdong di selatan hingga Provinsi Jilin di utara dan Provinsi Anhui di jantung negeri China.
Para ahli kesehatan telah mengatakan, jumlah kasus ini meningkat akibat dari diwajibkannya para petugas mendata semua kasus yang ada dalam waktu 24 jam oleh Kementrian Kesehatan. Tahun lalu, 80.000 kasus terjadi di China dan menewaskan 17 orang, ungkap menteri kesehatan. Juru bicara kementrian kesehatan, Mao Qun'an mengatakan kemungkinan laporan ini belum lengkap karena laporan yang diberikan hanya sukarela.
Penyakit tangan, kaki dan mulut (hand, foot, mout diseases - HFMD) ini menyebar melalui kontak dengan cairan ludah, feses, dari percikan yang keluar dari mulut, hidung dan tenggorokan penderitanya. Belum ada vaksin atau perawatan standar yang bisa diterapkan. Untungnya, kebanyakan anak yang terinfeksi biasanya sembuh waktu cepat tanpa masalah. Penyakit ini tidak tekait dengan penyakit tangan, kaki dan mulut di Livestock.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar